5 Tips Menyimpan Kaldu yang Tepat

                Bagaimana cara penyimpanan kaldu yang tepat? – Kaldu sering digunakan sebagai penambah rasa dalam suatu hidangan. Kaldu ayam maupun sapi memberikan cita rasa lebih sedap pada setiap masakan. Saat ini, banyak perusahaan yang memproduksi kaldu instan. Tapi, jika kamu tidak ingin kaldu dengan tambahan MSG dan pengawet, bisa juga loh buat kaldu sendiri.

                Ketika kaldu sudah jadi, akan sampai pada tahap cara menyimpan kaldu alami. Yuk simak tips dari Indonesian Chef Associaton berikut ini dalam menyimpan kaldu.

  1. Pilih wadah yang tepat

Ketika akan menyimpan kaldu, kamu harus memilih wadah yang tepat untuk menyimpannya. Pastikan tidak menggunakan gelas atau wadah yang terbuat dari kaca, karena rentan pecah jika terkena air panas. Jangan simpan dalam cetakan es batu, karena kurang higienis. Terkecuali apabila kamu memiliki kulkas steril yang tidak dicampur menyimpan daging lainnya. Takutnya akan terjadi cross contamination, itu mudah terjadi kalau mengggunakan ice cube. Kalaupun terpaksa menggunakan ice cube, bungkus lagi dengan plastic wrapped.

Lebih baik menyimpan kaldu dalam pouch zip dan dibagi yang (ukuran) seperempat saja. Jadi keluarnya dari beku, langsung dimasak sesuai kebutuhan. Jangan sampai kaldu yang sudah dibekukan, dicairkan, lalu dibekukan lagi. Bakteri sudah berkembang, karena bakteri berkembang dari suhu 4-60 derajat celcius. Kaldu yang disimpan dalam lemari es tahan sekitar 4-5 hari kalau benar-benar kaldu kental dan jika dalam freezer bisa sampai berbulan-bulan.

  1. Dinginkan kaldu

Setelah membuat kaldu, jangan langsung diletakkan dalam kulkas. Tunggu hingga suhu kaldu turun, sama seperti suhu ruang, agar tetap menjaga kandungan nutrisi dalam kaldu dan menjaga kualitas kulkas agar tidak rusak.

  1. Tulis tanggal pembuatan

Jika memungkinkan, kamu bisa menempel kertas di tempat penyimpanan kaldu dengan menuliskan tanggal pembuatan. Ini bertujuan untuk mengetahui batas waktu kelayakan kaldu sebelum kamu menggunakannya.

  1. Sisakan ruang dalam wadah

Pastikan wadah penyimpanan yang digunakan bersih dan sisakan ruang agar kaldu yang disimpan memiliki ruang untuk mengembang.

  1. Hati-hati dalam penggunaan kaldu

Hati-hati juga dalam menggunakan kaldu. Didihkan air kaldu terlebih dahulu hingga 2 menit, baru akan ketahuan kaldu itu basi atau tidak. Kaldu basi baunya agak asam seperti busuk. Jika sebelum 2 menit, kaldu yang didihkan akan netral saja.

Sudah tahu cara penyimpanan kaldu yang tepat kan? Nah, apa sekarang tertarik dalam membuat kaldu alami dan mengurangi kaldu instan? Semoga artikel Indonesian Chef Association ini bermanfaat.

 

Referensi:

Detik, Fimela

Share this Post

Share

Buah atau Sayur???

            Hayo siapa yang sering bingung? &...