6 Tips Jitu Mengulek Menggunakan Cobek dan Ulekan

Masih sering menggunakan cobek dan ulekan? – Cobek dan ulekan merupakan peralatan memasak yang sudah digunakan sejak zaman dahulu kala. Dalam bahasa Inggris disebut dengan mortar atau pestle. Cobek dan ulekan digunakan untuk menumbuk, menggiling, melumat, mengulek, dan mencampur bumbu-bumbu dapur.

Konon katanya, jika memasak menggunakan cobek dan ulekan, akan membuat citarasa masakan jadi lebih lezat. Dengan kedua alat ini, kamu juga bisa mengatur sendiri tekstur bumbu. Simak beberapa tips berikut, yuk!

  1. Gunakan cobek dan ulekan yang terbuat dari batu

Walaupun bahan dasar yang digunakan cobek dan ulekan semakin beragam, tetapi cobek dan ulekan berbahan batu tetap yang terbaik. Harganya memang cukup mahal, namun proses mengulek bumbu menjadi lebih efektif dan efisien karena sangat kokoh. Jika menggunakan ulekan dan cobek dari kayu kurang enak saat mengulek, karena tekanan kayu kurang ‘mantap’. Terutama saat mengulek bumbu-bumbu untuk sambal.

  1. Potong terlebih dahulu bumbu dapur yang akan diulek

Ini bertujuan untuk mempermudah proses pengulekan, potong atau iris tipis bumbu-bumbu yang akan diulek. Jika bumbu langsung diulek dengan ukuran yang relatif besar, akan merepotkan karena bisa ‘melompat-lompat’ waktu diulek.

  1. Mulailah dari bahan yang susah dihaluskan

Menggabungkan semua bahan dalam satu ulekan pasti akan menguras banyak tenaga. Caranya, uleklah bumbu yang paling susah dilumatkan seperti bahan-bahan yang berstektur keras, barulah tambahkan bahan lain satu per satu atau sesuai dengan tingkat kesulitan dalam pengulekan.

  1. Tambahkan garam atau gula

Katanya, dengan menambahkan garam atau gula ke dalam bumbu ulekan mampu melancarkan proses pengulekan. Keduanya berfungsi untuk mempermudah hancurnya bumbu-bumbu, sehingga lebih mudah untuk diulek.

  1. Jangan menekan terlalu kuat

Jangan menekan ulekan terlalu kuat pada cobek (seperti sedang menumbuk), karena bumbu-bumbu tersebut justru akan berserakan atau keluar dari cobek. Cukup beri tekanan yang pas sembari digerakkan ke depan dan belakang hingga bumbu halus sesuai dengan yang diinginkan.

  1. Hindari penggunaan cairan tambahan

Biasanya, orang menambahkan air. Sebaiknya, hal ini tidak dilakukan. Cairan tambahan seperti air atau minyak goreng akan mengurangi rasa. Terutama pada sambal.

            Kelihatannya cukup mudah bukan? Yuk dipraktikkan 6 tips di atas. Semoga artikel ini bermanfaat.

Referensi:

IDN Times , Okezone , Unsplash

Share this Post

Share

Buah atau Sayur???

            Hayo siapa yang sering bingung? &...