Jenis Daging Steak dan Perbedaannya

Pencinta steak? Sudah tahu jenis-jenis daging steak dan perbedaanya? – Steak adalah daging yang dipotong tegak lurus dengan serat otot. Hidangan ini sering disajikan di resto-resto steak dengan jenis daging yang khas. Jenis daging steak disini maksudnya yaitu bagian otot sapi darimana daging tersebut berasal. Berikut jenis-jenis daging yang biasa digunakan:

  1. Tenderloin

Tenderloin biasa disebut juga dengan Eye Fillet di Australia dan New Zealand, serta Bahasa Perancis menyebutnya Fillet Mignon. Tenderloin merupakan daging sapi bagian pinggang (loin) yang paling lembut (tender). Jenis daging ini mudah dikenali, tidak memiliki serat atau otot. Teksturnya lembut, tidak terlalu kaya rasa, kandungan lemak sangat rendah. Ini cocok dihidangkan untuk Anda yang sedang diet. Teknik memasak yang pas yaitu dry heat, seperti barbeque.

  1. Striploin

Striploin/top loin disebut juga New York Cuts, Kansas City Strip, Shell Steak, dan Delmonico. Striploin merupakan daging sapi yang membungkus bagian tenderloin. Bentuk dagingnya memanjang dari bagian depan hingga di perbatasan pinggul sapi dan membentuk sedikit lempengan daging (strip) sehingga disebut striploin. Memiliki tekstur yang lembut dan rasa juicy dari lemak yang cukup terasa. Cara memasak yang cocok yaitu grilling, broiling dan pan-frying.  

  1. T-Bone

T-bone merupakan punggung bagian dalam sampai bawah memotong tulang punggung, kombinasi antara striloin/short loin dan tenderloin. Disebut T-bone karena ada tulang bentuknya huruf T yang dikelilingi daging pada kedua sisinya. Daging ini tidak selembut tenderloin. Teknik memasak yang pas yaitu grilling dan broiling.

  1. Sirloin

Daging sirloin lebih keras atau alot setelah dimasak dengan serat yang lebih kasar jika dibandingkan jenis daging steak dari bagian lain. Harga sirloin tergolong lebih murah, dapat dipotong lebih besar daripada bagian sapi lain yang lebih lembut, serta lebih juicy dibanding tenderloin karena ada sedikit bagian lemak pada pinggiran daging. Lemak inilah yang membuat rasa daging tenderloin lebih guring dan bertekstur kenyal.

  1. Porterhouse

Porterhouse mirip dengan T-Bone. Bedanya, porterhouse mengandung daging tenderloin lebih banyak daripada striploin/shortloin. Daging ini tergolong lebih mahal dan terbaik. Teknik memasak yang cocok yaitu frying, grilling, atau broiling.

  1. Tomahawk

Tomahawk disebut juga bone-in rib eye atau cote du boeuf. Ini merupakan bagian daging sapi yang terletak di sekitar tulang iga atau tulang rusuk. Biasa dipesan dengan atau tanpa tulang. Di Australia disebut “Scotch Fillet”. Memiliki tekstur daging yang lembut dan juicy karena kandungan lemak yang sangat tinggi. Lemak itu akan meleleh saat dipanggang, sehingga cocok memasak dengan cara grilling atau barbeque.

  1. Ribs

Ribs atau tulang rusuk merupakan daging sapi yang berasal dari bagian sekitar tulang rusuk. Kita bisa menyebutnya iga sapi. Memiliki tekstur yang kenyal dan nikmat. Prime rib berasal dari potongan rib/tulang rusuk yang disajikan bersama tulang. Cara penyajiannya cukup spesial yaitu disiram dengan “au jus” semacam sari yang keluar dari daging selama proses pemanggangan. Kandungan lemak yang tinggi membuat rasanya gurih, juicy, dan dislimuti banyak marbling.

  1. Flat iron

Daging steak ini diambil dari bagian bahu sapi merupakan kombinasi fantastis dari cita rasa daging sapi yang juicy karena marblingnya yang cukup banyak dan memiliki tekstur yang lembut. Tingkat keempukan flat iron di bawah tenderloin, tetapi memiliki harganya setengah dari tenderloin. Cara memasak flat iron yaitu grilling.

  1. Flank

Flank atau sancan merupakan daging sapi yang berasal dari otot perut. Dagingnya berbentuk panjang dan datar, tetapi kurang lunak. Tingkat kematangan yang cocok yaiitu half-cooked.

  1. Chuck

Chuck atau biasa disebut daging sapi paha depan. Merupakan daging sapi yang berasal dari bagian atas paha depan. Dagingnya berbentuk potongan segi empat, ketebalan 2-3 cm. Biasanya saat akan dibuat, steak chuck harus dipukul-pukul dulu dan dipanggang sebentar agar empuk.

Semoga artikel ini bermanfaat. Saat akan memesan, jangan sampai salah memilih daging steak.

Referensi:

unsplash

steakysteve , medium 

Share this Post

Share

7 Tips Menyimpan Wortel

                Bagaimana...