12 Jenis Makanan Penghilang Stres

            Sudah tepatkah makanan yang kamu konsumsi saat dilanda stres? – Melakukan aktivitas yang sama setiap hari, sedang banyak deadline, ada masalah dengan teman, rekan kerja, atau pasangan, bahkan kemacetan jalan raya dapat menjadi alasan seseorang mengalami stres.

            Dilansir dari Women’s Health, mengonsumsi makanan yang tidak tepat justru akan semakin membuat tubuh melebar dan mudah terserang penyakit. Drew Ramsey, penulis buku The Happiness Diet dan Fifty Shades of Kale, menyarankan beberapa jenis mkanan yang dapat membangkitkan mood, tetapi tidak membuat tubuh makin lebar:

  1. Cokelat hitam

Sebuah studi pada tahun 2009 di Swiss menunjukkan bahwa dengan mengonsumsi cokelat hitam mampu mengurangi pembentukan hormon stres dalam tubuh. Cokelat mengandung alkaloid seperti theobromin, kafein, dan fenitelamin yang dapat memberikan efek berkaitan dengan serotonin pada otak, dapat meningkatkan daya sensitif insulin, menurunkan tekanan darah, dan memperbaiki mood.

  1. Oatmeal

Semangkuk oatmeal akan memberikan kehangatan dan kelezatan yang bisa meredam tingkat stres. Sama dengan cokelat hitam, oatmeal merangsang peningkatan hormon serotonin sehingga membuat Anda jadi lebih tenang. Oatmeal juga tinggi serat, tidak menaikkan kadar gula darah. Oatmeal dengan tambahan kayu manis dan madu dapat menghilangkan stres.

  1. Smoothies pisang

Segelas smoothies pisang mampu menyegarkan harimu. Pisang dicampur dengan susu kedelai, perpaduan pas. Susu kedelai rendah lemak, kaya folat mampu meningkatkan kadar serotonin.

  1. Keripik kale

Sayur ini kurang populer di Indonesia. Tetapi, kale memiliki senyawa yang baik untuk tubuh, seperti antioksidan karotenoid. Studi dari Harvard School of Public Health menyatakan bahwa orang yang memiliki kadar karotenoid tinggi, jauh lebih optimis.

Baca juga: Perubahan Nafsu Makan Saat Stres

  1. Ubi jalar

Memiliki rasa yang manis dan lezat menjadi kenikmatan tersendiri saat menyantap ubi jalar. Ubi jalar juga memiliki nutrisi yang baik untuk menurunkan kecemasan, yaitu karotenoid dan serat. Ubi jalar juga mengandung karbohidrat, tetapi tidak akan menaikkan kadar gula darah.

  1. Kacang-kacangan

Jika sedang stres, konsumsi kacang kenari, mete, dan pistachio. Kacang-kacangan ini mengandung serat, antioksidan dan asam lemak tak jenuh mampu menurunkan tekanan darah. Pistachio mampu menurunkan tingkat kecemasan, omega3 lemak esensial dalam kenari akan mempercepat penurunan depresi. Kandungan selenium dalam kacang mete dan almond mampu meningkatkan suasana hati.

  1. Kari

Jarang diketahui, ternyata semangkuk nasi kari yang pedas dan hangat mampu menjadi penenang saat stres. Senyawa capsaicin dari cabai, membuat otak melepaskan endorfin, senyawa yang mampu memberi perasaan tenang. Penelitan terbaru mengungkapkan bahwa, kurkumin (kari) mampu melindungi bagian penting otak dari kerusakan akibat stres.

  1. Yoghurt dan buah beri

Yoghurt merupakan sumber energi yang besar dari protein dan kalsium, yang dibutuhkan untuk melepaskan neurotransmitter perasaan senang dan lega. Campurkan buah-buahan seperti stroberi, bluberi, raspberi untuk menambah kelezatan. Kandungan antioksidan dari buah beri ini mampu menghilangkan stres dan meningkatkan kekebalan tubuh.

  1. Teh hijau

Studi pada tahun 2011 menyebutkan bahwa kandungan L-theanine-asam amino dalam teh hijau akan membantu membuat pikiran lebih jernih dan tenang. Teh hijau mengandung kafein untuk menambah konsentrasi dan fokus.

  1. Alpukat

Alpukat kaya akan gluthione, senyawa ini mampu memblokir penyerapan lemak tertentu dalam usus yang menyebabkan kerusakan oksidatif. Buah ini juga mengandung lutein, betakaroten, vitamin E, dan folat. Tapi ingat, alpukat termasuk sebagai asupan lemak. Bijaklah dalam mengatur porsi dan cara mengonsumsinya.

  1. Jeruk

Jeruk termasuk buah yang kaya akan vitamin C. Vitamin C memilki manfaat yaitu meningkatkan kekebalan tubuh, mengurangi efek fisik, dan psikologis dari tekanan stres. Penelitian menunjukkan bahwa stres dapat menguras persediaan vitamin C, oleh karena itu, orang yang memiliki kadar vitamin C tinggi, tidak mengalami stres.

  1. Wine

Kandungan alkohol dalam wine berfungsi sebagai depresan di sistem saraf pusat, sehingga mampu menurunkan tekanan darah. Ini juga mampu menurunkan tingkat ketegangan.

Sekarang, Anda sudah tahu ngemil sehat saat stres. Jangan sampai stres semakin membuat badan melebar yang nantinya semakin membuat Anda stres. Semoga bermanfaat.

 

Referensi:

IDNTimes , Hellosehat , Honestdocs , Doktersehat , CNNIndonesia

Share this Post

Share

7 Tips Menyimpan Wortel

                Bagaimana...