6 Macam Beras Rendah Kalori

Beras rendah kalori yang patut kamu coba! - Punya resolusi menurunkan berat badan di tahun 2022 ini? Awal yang baik untuk mengganti asupan karbohidratmu. Bagi Sebagian orang, memiliki berat badan ideal termasuk menjadi salah satu impian. Beragam diet pun rela dijalani demi mendapatkan standar tubuh ideal

Salah satu sumber asupan yang paling diperhatikan yaitu asupan karbohidrat. Nah, berikut sumber karbohidrat yang tinggi serat dan rendah kalori.

  1. Beras merah

Beras merah termasuk salah satu pengganti beras putih yang paling favorit. Beras merah kaya akan antioksidan. Tiap 100 gr beras merah mengandung sekitar 149 kalori. Selain antioksidan flavonoid, beras merah juga mampu melawan radikal bebas dalam tubuh. Kandungan lainnya yaitu magnesium yang mampu menjaga kesehatan tulang.

  1. Beras coklat

Beras coklat tinggi akan serat, sehingga cocok dikonsumsi disaat diet, serta mampu mengurangi lemak perut berlebih. Serat dan senyawa lain yang terkandung dalam beras coklat mampu mengurangi risiko penyakit kanker, jantung, hingga gangguan pernapasan. Beras ini juga baik dikonsumsi bagi penderita diabetes, karena memiliki kadar glikemik rendah, serta menjadi pengganti makanan tinggi gluten bagi penderita alergi atau intoleransi gluten.

Dalam 100 gr beras coklat mengandung 111 kalori. Sedangkan, dalam beras putih dengan berat sama mengandung 365 kalori.

  1. Beras hitam

Jika dilihat sekilas, beras hitam mirip dengan ketan hitam. Hal ini dikarenakan keduanya berasal dari spesies yang sama, Oryza Sativa L. Walaupun, kandungannya jauh berbeda.

Beras hitam tinggi antioksidan dan mampu mencegah dari berbagai penyakit kronis. Mengandung berbagai vitamin dan mineral seperti, vitamin E, B1, B2, B3, Zinc, Fosfor, Niacin. Bulir beras hitam identic dengan warna hitam keunguan, memiliki tekstur yang lebih padat dari beras pada umumnya, cocok diolah menjadi kue, bubur, dsb.

Dalam satu cangkir beras hitam mengandung 280 kalori.

  1. Beras shirataki

Salah satu beras yang sedang naik daun. Beras ini berasal dari negeri Sakura, Jepang. Beras ini bukan berasal dari biji padi-padian. Melainkan hasil rekayasa dari olahan akar tanaman ubi konjak yang diproses dengan teknologi. Pada umumnya, konjak dibuat untuk mie dan jelly.

Beras ini dikenal dengan kandungan zat glukomanan, jenis serat yang larut dalam air. Zat ini diketahui rendah kalori, bahkan nyaris nol kalori dan nol karbohidrat. Beras shirataki tak hanya bagus untuk diet, tapi memberikan manfaat lain seperti menjaga stabilitas gula darah dan mampu melancarkan system pencernaan.

Dalam 100 gr beras shirataki mengandung 1,69 mg zat besi. Dengan mengonsumsi beras ini, mampu mencegah kenaikan kadar gula darah, membuat kenyang lebih lama, menurunkan kolesterol dan menjaga Kesehatan pencernaan.

  1. Beras basmati

Beras basmati terkenal memiliki aroma yang sedap. Beras ini telah dibudidayakan sejak ribuan tahun lalu di India dan Pakistan. Beras ini sering dijumpai di kuliner khas Negara Timur Tengah. Bulir dari beras ini identik lebih panjang dan ramping dibandingkan dengan beras lainnya. Beras ini mengandung beragam vitamin dan nutrisi dan dikenal memiliki indeks glikemik dan karbohidrat rendah.  

  1. Beras liar

Beras liar adalah gandum utuh yang mengandung serat dan protein tiga kali lipat lebih banyak dibanding beras putih. Beras liar memiliki sumber vitamin dan mineral yang baik bagi tubuh, seperti vitamin B, magnesium, dan mangan. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa aktivitas antioksidan beras liar 30 kali lipat lebih besar dibandingkan beras putih.

Nah, itulah enam macam beras yang bisa kamu konsumsi sebagai pengganti beras putih. Selamat hidup sehat. Semoga artikel Indonesian Chef Association ini bermanfaat.

Share this Post

Share