15 Jenis Daun untuk Masak

                Sering menggunakan daun apa saja untuk masak? – Rempah-rempah merupakan salah satu bahan yang kerap dikombinasikan ke dalam masakan agar cita rasa makanan semakin kuat. Selain untuk memberi rasa yang kuat, ada beberapa rempah yang gunanya untuk menambah aroma saat masakan disajikan. Jenisnya pun bermacam-macam, misalnya rempah dari dedaunan beraroma kuat atau biasa disebut daun aromatik yang sering digunakan untuk memasak.

                Apa saja daun yang sering digunakan untuk memasak? Simak yuk.

  1. Daun jeruk

Tidak hanya buahnya saja yang bisa dimakan, daun jeruk pun bisa bermanfaat sebagai penambah aroma pada masakan. Daun ini cenderung cukup tebal. Cara penggunaannya, biasanya dicincang halus atau diremas sebelum dicampur dalam masakan, seperti pecel, balado, tumisan, hingga nasi daun jeruk.

  1. Daun ketumbar

Daun ini sering disebut daun cilantro. Kerap disaikan sebagai hiasan atau taburan dalam berbagai sajian seperti sup, bubur, atau dicampur ke dalam tumisan. Jika dilihat sekilas, mirip dengan seledri dan parsley. Sering juga digunakan pada makanan khas Meksiko, seperti saus salsa.

  1. Daun seledri

Cacahan seledri biasa melengkapi kuliner nusantara, seperti soto, bakso, dan bubur ayam.Tampilannya sering tertukar dengan daun ketumbar atau parsley. Cara membedakannya yaitu dengan meraba batang dan mencium aroma daun. Batang seledri lebih kecil dan berair banyak dan aromanya tidak terlalu menyengat.

  1. Daun salam

Sering digunakan dan sangat populer di Indonesia, kerap dicampur dalam makanan berkuah seperti sayur asam, opor, lodeh, hingga rendang. Memiliki harga yang terjangkau, daun ini membuat aroma masakan semakin kuat saat disajikan. Dikenal juga dengan Indonesian bay leaf.

  1. Daun kemangi

Daun kemangi sering dijadikan sebagai lalapan. Selain sebagai lalapan, digunakan pula sebagai penambah aroma dalam berbagai masakan, seperti ikan bumbu kuning, pepes, dan bubur tinutuan khas Manado.

  1. Daun basil

Sekilas, daun ini mirip dengan kemangi. Namun, beraroma lebih ringan dan menyegarkan. Meskipun tidak terlalu populer bagi masyarakat Indonesia, daun basil merupakan rempah populer di Eropa dan sering digunakan sebagai campuran salad dan bahan utama membuat saus pesto.

  1. Daun kari

Seperti namanya, daun ini sering digunakan pada kari atau menu-menu khas India dan Timur Tengah lainnya. Namun, tidak hanya dikenal di wilayah Timur Tengah, dauh kari merupakan salah satu bahan makanan yang kerap melengkapi sajian khas Aceh, dan salted egg.

  1. Rosemary

Bentuk daunnya cenderung kecil dan halus, rosemary termasuk salah satu rempah dedaunan yang memiliki aroma kuat. Daun ini biasa digunakan untuk meminimalisir aroma nyinyir saat memanggang steak, menambah aroma pada ayam bakar, campuran saus khas Eropa, hingga sebagai topping pizza.

  1. Oregano

Ada juga daun oregano yang identik dengan kuliner khas Eropa seperti pizza, pasta, aneka saus tomat, hingga saus salad. Biasanya, oregano dikeringkan terlebih dahulu sebelum dicampur ke suatu hidangan.

  1. Daun mint

Daun mint sering diolah dengan beragam minuman segar dan dessert, seperti mocktail, jus, hingga es krim. Sensasi dingin di lidah dan tenggorokan pada saat menyantap daun berbulu lembut ini yang membuatnya semakin segar dan memiliki ciri khas tersendiri.

  1. Daun kunyit

Selain dalam bentuk rimpang, daun kunyit pun bisa dimanfaatkan. Daun ini memiliki aroma kunyit yang khas. Bentuknya mirip daun bambu dengan versi lebih tipis, ramping, dan berwarna hijau muda. Daun kunyit sering ditali simpul seperti daun pandan, disobek, atau dicincang halus sebelum dimasukkan dalam masakan, seperti rendang, gulai ikan, kalio ayam, dan ayam woku.

  1. Daun pandan

Daun pandan terkenal memiliki aroma yang wangi. Daun pandan juga dianggap sebagai penyedap alami pada masakan, seperti bubur kacang hijau, bubur sumsum, kolak, nasi kuning, nasi liwet, dsb.

  1. Daun bawang

Daun bawang termasuk dalam jenis daun yang sering ditemukan dalam kuliner Indonesia. Biasa digunakan sebagai taburan untuk melezatkan suatu hidangan. Memiliki aroma bawang yang khas. Cara mengolahnya yaitu dengan diiris tipis, dicacah atau dicincang. Daun bawang juga dijadikan sebagai campuran bahan makanan seperti dalam bakwan jagung, bakwan sayur, telur dadar, martabak telur, dsb.

  1. Daun pisang

Daun yang satu ini sering dijadikan sebagai bahan pembungkus kuliner khas nusantara. Hal ini dikarenakan, daun pisang memiliki aroma khas yang mampu membuat kuliner yang menggunakan bungkus daun pisang jadi lebih lezat.

  1. Serai

Banyak yang menyebut ini “batang serai”. Padahal, serai termasuk jenis daun. Sering disebut lemongrass, serai merupakan daun yang bentuknya agak keras seperti batang, berwarna hijau terang, dan beraroma segar. Biasanya serai dimemarkan, diiris atau dihaluskan (bagian putihnya) bersama dengan bumbu lainnya. Sering digunakan di berbagai masakan seperti, rebusan, tumisan, masakan berkuah, hingga bersantan. Bahkan, serai juga bisa dijadikan tusuk sate untuk sate lilit khas Bali.

Itulah 15 jenis daun yang biasa digunakan untuk memasak. Semoga bermanfaat.

Referensi:

Kumparan , Brilicious , Liputan6

 

Share this Post

Share

World Egg Day

                Ternyata...

Rakernas 2020

Salam sahabat kuliner nusantara. Rakernas ICA 2020 akan diselenggarakan pada tanggal 7 Februari 202...