Yuk Kenali Nasi Jinggo

Apa sih nasi jinggo? Bagaimana asal usulnya? - Nasi jinggo (nasi jenggo) merupakan makanan siap saji khas Bali yang dikemas menggunakan daun pisang dengan porsi kecil. Porsi yang sedikit membuat pembeli membeli nasi jinggo beberapa bungkus.

Simak yuk asal usul nasi jinggo. Dulunya, papanya Chef Henry Alexie Bloem suka nonton film koboi. Waktu zaman itu, film yang paling terkenal yaitu Django.

Saking terkenalnya film koboi Django. Ketika beliau “menina bobokkan” Chef Bloem, sambil bernyanyi “Django jago tembak Django jago tembak”. Saking seringnya beliau bernyanyi seperti itu, didengarlah sama orang-orang rumah dan tetangga. Hingga pada akhirnya Bloem dipanggil Jinggo. Ketika, chef Bloem pulang ke Bali, teman-teman seangkatannya memanggilnya “Jinggo”.

Tahun 1970-an ibunya Chef Bloem berjualan nasi bungkus dengan berbagai macam pilihan lauk. Seperti babi guling, ayam, sapi. Ia sudah mulai memasak di jam 02.00 pagi dan sekitar jam 06.00 makanan sudah matang. Dalam sehari, ia bisa memproduksi 400-500 bungkus dengan harga jual Rp. 70-80.

Pada pukul 06.30, ada sekitar empat orang yang mengambil nasi bungkus. Bisa disebut juga sebagai reseller. Mereka menjajakan di sekitar pelabuhan. Entah menaikkan harga nasi jinggo per bungkus jadi berapa.

Ibunya chef Bloem menjual tanpa ada branding tulisan atau stiker. Tetapi, sudah dikenal dengan “nasi bungkus meme jinggo” yang artinya nasi bungkus ibunya Jinggo.

Di tahun 1982, ibunya berhenti berjualan, karena di dalam ajaran Hindu menjadi pemangku. Jadi, lebih mengabdi di pura-pura, harus mengurangi kegiatan bisnisnya, salah satunya berjualan. Pada awalnya, ia menolak, namun itu sebagai wahyu atau “wangsit”. Ketika mendapatkan wahyu, maka harus dijalankan. Jika tidak, akan ada hal-hal buruk yang menimpa.

Pada tahun 1984-1985 sudah mulai banyak orang yang berjualan nasi jinggo dengan pilihan lauk yang semakin bervariasi, ada nasi jinggo babi kecap, dll.

Seperti itulah asal mula Chef Henry Alexie Bloem dijuluki “Jinggo” dan asal usul nasi jinggo khas Bali.

Menarik bukan?

Share this Post

Share